Mempertimbangkan Membeli Perangkat Buku Elektronik

Duh, judulnya bahasa Indonesia sekali. Siang tadi, saya mempertimbangkan untuk membeli e-book reader. Dari hasil googling cepat, pilihan berkisar ke Kobo atau Kindle. Lalu saya kembali bertanya ke diri saya sendiri.

Akankah saya lebih rajin membaca buku dengan memiliki e-book reader? Eh atau e-book device lebih tepat. Hmm… dengan kondisi perpustakaan melimpah ruah di mana-mana saja, saya masih kesulitan untuk membaca. Padahal harusnya sudah tidak ada lagi alasan tidak mampu beli buku karena buku sudah melimpah ruah di perpustakaan di semua sudut kota.

Hingga sekarang saya memiliki tiga kartu keanggotaan perpustakaan, namun masih belum juga saya menyempatkan membaca novel fiksi.

Jadi, akhirnya saya putuskan untuk menunda dulu. Yang lebih sulit itu sekarang komitmen waktu untuk baca buku, dan waktu untuk baca buku.

Sebelum mencari e-book device ini, saya berbelanja buku anak-anak untuk Zaidan. Buku-buku favorit yang suka dipinjam di perpustakaan selama ia di sini.

7 pemikiran pada “Mempertimbangkan Membeli Perangkat Buku Elektronik

      1. Pemda semua Ndo. Iya, yang banyak perpustakaan. Toko buku malah sedikit. Jangan-jangan di Indonesia ada konspirasi toko buku vs perpustakaan.

        Toko buku di sini kecil2. Gak ada yang sebesar Gramed.

      1. Dari 2 merek tadi, lebih rekomendasi yang mana Za? Menyiapkan waktu khusus untuk membaca mungkin agak sulit. Harus dicicil sepertinya hehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s