Menjadi Lebih Sabar di Jalanan

Jalanan di Jakarta itu keras, Jendral!

Sudah hampir seminggu saya kembali ke jalanan di Jakarta (dan pinggirannya :D). Eh, saya klo di Jakarta malah tidak nyetir deing, lebih baik saya naik Transjakarta saja.

Saat di Melbourne, kami memang tidak memiliki mobil. Ini jadi perubahan besar juga bagi kami, termasuk Zaidan.

Saya jadi lebih sabar di jalanan, karena saya tahu, biar saya bagaimana juga, saya takkan segitunya tiba lebih cepat di tujuan. Motor-motor yang begitu banyak berseliweran, angkot yang berhenti di mana dan kapan saja, orang menyeberang yang tiba-tiba muncul dari kiri atau kanan.

Mengapa saya menjadi lebih sabar? Karena saya baru menyadari bahwa saya begitu dihargai sebagai pengguna jalanan di sana. Saya masih ingat saat saya naik sepeda dan truk segede gaban berhenti memberikan jalan untuk saya. Juga saat saya jalan kaki menyeberang, mobil dan bis berhenti hingga stop benar-benar berhenti, memberikan waktu dan ruang untuk saya berjalan.

Pun saat saya menyetir, mobil lain memberikan jalan bagi saya jika memang itu kewajiban bagi mereka sesuai dengan peraturan lalu lintas yang disepakati.

Pernah suatu saat, saat saya memasuki roundabout, saya lupa, saya seharusnya memberikan prioritas bagi mobil di sebelah kanan, tapi saya memotong masuk. Tentu saja saya langsung diklakson.

Selain perilaku pengendara, ternyata infrastruktur jalan raya juga berpengaruh terhadap ketertiban. Infrastruktur jalan raya di sini ternyata kalah jauh dengan kondisi jalan raya di sana. Jadi saya tak bisa menyalahkan pengendara lalu lintas begitu saja melihat keruwetan lalu lintas di sini.

Dan faktor lain yang tak bisa dilupakan adalah volume orang dan kendaraan yang jauh lebih banyak. Eh tapi di Tokyo kok bisa rapi? Err jangan salah, di Tokyo ada spaghetti kereta api. Jalur kereta api yang ke mana-mana.

Satu pemikiran pada “Menjadi Lebih Sabar di Jalanan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s