Perlukah Lampu Merah?

Lampu merah yang saya maksud di sini bukanlah lampu merah lalu lintas. Tapi lampu dalam ruangan yang bercahaya merah kekuningan. Eh apa kuning kemerahan? Ya pokoknya yang kuning, bukan putih.

Ternyata sudah hampir satu tahun saya tidak menulis di blog saya di blogs.itb.ac.id. Yaiy! Dan tulisan terakhir saya adalah soal redshift. Haduh jadi malu saya.

Setelah berkenalan dengan redshift, saya selalu mengaktifkan redshift setiap saya menggunakan komputer. Mata memang menjadi lebih rileks. Di ponsel pun saya aktifkan night vision.

Nah, sekarang saya ada pertanyaan. Perlu kah saya mengganti lampu ruangan menjadi lampu merah kekuningan (atau apapun sebutan warna untuk itu) agar mata saya menjadi lebih nyaman? Hmm… perlu googling dulu nih untuk jawaban tepatnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s