Tantangan Tidak Jajan

Sekembali ke tanah air, salah satu tantangan baru bagi saya adalah untuk tidak jajan. Ah, tukang jajan-an di sini itu ada di mana-mana dan begitu menggoda. Alfamart dan Indomaret berjamuran di mana-mana. Beli camilan ini-itu begitu mudah dengan harga yang terjangkau. Tukang gorengan menyajikan gorengan siap saji. Mulai dari pisang goreng, bakwan, risol, dst, dst.

Jika dulu beli satu buah bakwan saja bisa $3, maka sekarang beli Rp 10.000 sudah bisa dapat 10. Ketoprak juga hanya Rp 10.000 bukan $10.

Nah, sekarang saya menantang diri saya, untuk menahan diri dari jajan. Saat sepeda-an dua minggu lalu, saya membekali dengan membawa 2 botol air minum dan kue yang didapatkan semalam sebelumnya saat ada acara di tetangga.

Saat teman sepeda-an berhenti untuk jajan, saya keluarkan saja bekal saya. Bukan berarti saya anti jajan, hanya berusaha untuk tidak terlalu dibiasakan jajan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s