Catatan Perjalanan Surakarta #3

Saat saya kecil dulu, saya bisa uring-uringan jika gambar TV di Surakarta jelek. Atau malah saat TV-nya sendiri tak apik. Masih ingat kan TV model lama yang perlu ditarik dulu bingkai di kanan-kiri-nya untuk memperlihatkan layar? Eh atau sudah tak ingat?

Lalu, saat-saat layanan TV swasta hanya tersedia di Jakarta. Baru belakangan layanan TV swasta bisa diakses di kota-kota lain.

Saat ini bagi saya yang membuat uring-uringan bukan lagi TV melainkan koneksi Internet. Hal ini bisa jadi berlaku untuk generasi sesudah saya. TV sudah semakin ditinggalkan.

Kalau saya yang utama, koneksi Internet yang bisa diandalkan tentu untuk bekerja. Saat hari pertama tiba di Surakarta kemarin saya malah memiliki agenda untuk rapat via video/suara.

Internet di rumah di Surakarta justru lebih baik dan stabil dibanding Internet di rumah di selatan Jakarta. Apa saatnya mempertimbangkan meninggalkan Jakarta dan hidup di kota yang waktunya berjalan lebih lambat? lol.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s