Catatan Perjalanan Yogyakarta #2

Kemajuan di Malioboro.

Satu jawaban di Quora yang menarik bagi saya adalah tentang hidup di negara berkembang. Saat hidup di negara berkembang, kemajuan begitu terasa. Tidak seperti negara maju yang sudah cenderung stabil dan stagnan.

Dan itulah yang saya rasakan saat menginjakkan kaki kembali di Malioboro setelah lebih dari 7 tahun meninggalkannya.

Trotoar di sebelah kiri sudah ditambah. Tak ada lagi parkiran kendaraan bermotor di sisi kiri jalan (atau jika menggunakan mata angin maka di sebelah timur). Lalu, saya lihat ada satu kran air siap minum. Warga bisa langsung melepas dahaga jika kehausan.

Saat malam tahun baru, saya dan keponakan mencoba mencari tahu suasana tahun baru di Malioboro. Wah, hal ini makin meyakinkan saya bahwa sudah terlalu banyak penduduk di Pulau Jawa. Bahkan untuk jalan kaki saja macet. Ini sudah tak ada kendaraan bermotor lho.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s