Lupa Berjalan Kaki

Satu hal yang saya pelajari selama 2 tahun di down under adalah mengingatkan kembali akan pelajaran berjalan kaki. Ternyata berjalan kaki bisa menyenangkan. Maka, tak heran saya mendengar jika ingin sehat, berjalanlah sepuluh ribu langkah minimal setiap harinya.

Sayangnya kondisi pejalan kaki di Indonesia begitu terpinggirkan. Entah bagaimana mengurai benang kusut ini. Jalan yang sempit, trotoar yang nyaris tak ada, jumlah kendaraan bermotor yang begitu mengerikan hingga mengambil alih ruang pejalan kaki.

Hari ini saya membuka berita dari down under. Kota Melbourne kini menempatkan lampu yang bisa menyala mengikuti lampu merah. Bagi mereka para phone-zombie, ini tentu membantu mereka mengetahui kondisi lampu merah. Silakan baca berita selengkapnya di sini.

Hari ini saya jalan kaki dari Jl. Kahfi ke rumah. Jaraknya kurang lebih 1.5 km. Dan ternyata baru 3000-an langkah. Hehehe… masih kurang banyak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s