Membangun Jalan dan Gaji yang Lebih Besar

Sekilas saya mendengar sambutan Jusuf Kalla dalam acara IIMS: “Jika tidak macet, ini yang justru kita harus heran. Ekonomi kita sedang tumbuh, sehingga jumlah mobil terus bertambah”.

Saat mendengar jembatan Semanggi akan ditambah, hanya satu permintaan saya: semoga nasib pejalan kaki tidak dilupakan. Menambah jalan ibarat panacea. Membuat segala sesuatu menjadi lebih cepat? Benarkan lebih cepat? Tapi apa kita perlu lebih cepat?

Saat di Melbourne dulu, saya rajin menyimak berita lokal. Saya ingin tahu apa yang ramai didiskusikan di masyarakat. Salah satunya adalah perdebatan membangun jalan East-West link versus membangun jalur kereta api.

Premier Victoria yang baru terpilih. Ia datang dari partai yang berbeda, sehingga rencana East-West link terkubur.

Jika kita memiliki mobil dan berharap segalanya akan lebih lancar jika jalan dilebarkan, ini tak sepenuhnya tepat. Mengapa kita tidak berpikir, bagaimana klo kita membuat infrastruktur yang justru mengurangi kendaraan pribadi di jalan raya? Misal dengan membangun trotoar yang rapi dan layak, membangun jalur sepeda, menyediakan angkutan umum yang nyaman dan bisa diandalkan.

Apakah berharap jalan lebih lancar saat dilebarkan ini akan sama dengan berharap gaji yang lebih besar akan menyelesaikan semua permasalahan? Saya coba sambung-sambung saja.

Karena, tak selalu gaji yang lebih besar menyelesaikan masalah. Bisa jadi saat gaji lebih besar, pengeluaran juga ikut lebih besar. Karena sudah punya mobil, jadi ada pengeluaran untuk perawatan mobil dst. Lalu, gaya hidup juga naik. Makan, pakaian, dst.

Lalu apa yang sebenarnya yang dicari di dunia yang sesungguhnya fana ini? Senyum anak dan orang tua terkadang lebih berarti daripada angka-angka uang di tabungan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s