Keseimbangan Kerja dan Hidup

Di zaman Internet yang ada di mana-mana, batas antara kerja dan tidak kerja semakin tipis. Bahkan sebagian orang sudah tidak punya batas antara kantor dan rumah karena ya tidak punya kantor.

Apakah ini bagus atau buruk? Ya, tinggal sudut pandangnya saja. Yang jelas, segala sesuatu yang berlebihan akan menjadi buruk.

Saat ini saya berusaha untuk tetap memiliki aktivitas fisik yang cukup. Mulai dari jalan kaki, lari atau naik sepeda. Renang sudah lama sekali tidak. Dulu-dulu saya suka naik sepeda dulu ke kolam renang terdekat, lalu pulangnya naik sepeda lagi.

Menjadi sehat itu penting untuk bisa kerja secara optimal. Jadi, saya terus berusaha untuk tetap sehat. Termasuk dari makanan.

Oh ya, kesehatan mental juga penting. Tak melulu soal fisik. Untuk hal ini, saya akan menjauh dari orang-orang yang bahasa anak sekarang bilangnya, toxic.

Hidup yang Seimbang

Apakah yang ada di dalam bayangan Anda saat terlintas kata-kata “Hidup Seimbang”? Pekerjaan yang menyenangkan? Karier yang tinggi? Gaji yang besar? Keluarga yang damai? Kehidupan spiritual yang kuat? Teman yang menyenangkan?

Ternyata menulis bagi saya adalah salah satu cara untuk membuat hidup seimbang. Seimbang, jadi menyenangkan. Berpikir tidak harus selalu serius kan. Sesekali saya ingin menulis sesuatu yang lebih rapi. Rasanya menulis di blog ini sangat spontan sekali.

Hal lainnya ternyata adalah musik. Khususnya musik Indonesia. Ternyata secara psikis musik Indonesia lebih dekat bagi saya. Biarpun musik barat ada yang enak, rasanya tidak sedekat dengan musik Indonesia.

# kembali mendengarkan musik