Balada Menggoreng Kerupuk

Alkisah, kemarin pagi saya berencana menggoreng kerupuk. Saya sengaja menggunakan minyak baru agar rasa kerupuk tak bercampur dengan gorengan sebelumnya.

Saya tuang minyak ke wajan. Bungkus kerupuk saya buka. Sambil menunggu minyak panas, saya baca instruksi memasak kerupuk. Oups! Kerupuk harus digoreng lebih dahulu sebelum digoreng.

Minyak mulai panas. Saya coba masukkan satu kerupuk. Kerupuk tak kunjung mengembang. Menggoreng kerupuk pun gagal.

Lantas apa yang saya lakukan dengan minyak baru ini?

Lalu, di sore hari cuaca mulai cerah. Matahari mulai menampakkan sinar. Saya putuskan untuk mencoba menjemur kerupuk. Sedikit saja. Saya tak punya nampan besar untuk menjemur kerupuk.

Kerupuk saya letakkan di halaman belakang. Saya jemur kurang lebih selama 30 menit. Lalu saya tengok. Betapa kaget saya saat melihat jemuran kerupuk saya. Hanya tersisa 4 kerupuk dari 12 kerupuk yang saya jemur.

Saya lupa, bahwa Melbourne adalah kota berangin…

3 pemikiran pada “Balada Menggoreng Kerupuk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s